Kamis, 01 Juni 2017

Hello, again, June!

Hi June! My fav month :)

01 Juni 2017

010617

tanggal cantik :) target kedua yang meleset. hahahaha..

jadi tahun lalu (010616) adalah target ku yang pertama buat menikah, dan tanggal itu sudah ditetapkan 6 tahun sebelumnya. karena ga kejadian, akhirnya aku perbaharui target 010616 >> 010617 .  masih berkutat di bulan juni dan tanggal cantik. ternyata meleset lagi.

haruskah aku pernaharui lagi? kalau masih mau di juni, tanggal berapakah yang cantik? hahaha..

010618 cantik kah? hmm..
020618 hmm
030618 waaah ini mayan. 3 x 6 = 18 . great! oke fix ini jadi tanggal target selanjutnya. haha haha haha haha.

so, taun ini aku 24. hmm ga meleset dari target waktu masih TK sih, nikah di umur 25. tapi jauh meleset dari target saat lulus kuliah, pengennya 21.

kenapa shofi kamu kok ngebet banget?

yaaaaah..

entah ~

pengen segera menyempurnakan agama :)
hehe hehe klise yaaa..

pengen ada yang ngurusin dan diurusin hehe. pengen mencintai dan dicintai. pengen berbagi suka duka. pengen berjuang bersama sama. pengen membangun sebuah rumah tangga impian. dan masih banyak pengen lainnya.

kenapa targetnya tahun depan? ga tahun ini?

yaaaaaah ~ gitu deh ~
soalnya kalau taun ini gatau deh sama siapa.
hahaha.
tapi percaya Allah sudah mengatur akan datang seseorang yang tepat di waktu yang tepat.
kalau cepet, ya why not walau ga di Juni..
kalau belum cepet, ya ituh. aku targetin Juni tahun depan.

kenapa kamu tulis kegalauanmu di blog?

gatau. aku suka aja. kadang berharap ada yang baca terus ngasih saran/solusi sih. haha. atau cukup dibaca dan berguna bagi pembacanya. ini kan salah satu pembelajaran hidup. btw apa pembelajarannya dari ceritaku ini yaaa?

hmmm

hoo i see ~

kalau target awalmu tidak tercapai, ubah! dan tetap semangat mencapainya! yey!

tumben lah shofi bijak. hahaha. hahaha. hahaha.

udah ah mau bobo. besok kerja.

daaah ~

doakan yaaaa.
(doain apa???)
apa aja terserah, yang baik-baik untukku :)


Minggu, 30 April 2017

I Do Not Care

Huftt Hahaha 😂

Pernah ga sih kalian ada di kondisi pengen bilang "I don't care 😝 Whatever 😤" ???

Kalau aku bukan pernah, tapi sering banget pengen bilang gitu sama keadaan atau situasi yang ada. Soale kalo ga di "I DON'T CARE" - in , ujung-ujungnya Baper 😂

Dicuekin? I DON'T CARE
Diomongin? I DON'T CARE
Dijudge sesuka hati? I DON'T CARE
Disalahin? I DON'T CARE
etc etc etc

Tapi pernahkah kalian tidak bisa melakukan tidakan bermasa bodoh tsb karena terhalang pemikiran akan hal lainnya?

Dicuekin? I DON'T CARE
Eh tapi barangkali sedang sibuk banget jadi ga merhatiin.. Eh apa aku ada salah ya sama dia? Ya udah tetep baikin aja..

Diomongin? I DON'T CARE
Eh jangan2 benar yang mereka omongin. Aduh aku mesti tanya siapa ya buat memastikan? Takutnya aku beneran salah.

Dijudge sesuka hati? I DON'T CARE
Eh kalo dipikir-pikir wajar sih mereka bisa gitu. Tapi aku ga maksud gitu sih sebenernya. Duh gimana ini kok bisa jadi salah presepsi? Ya udahlah baik baikin aja.

Disalahin? I DON'T CARE
Eh tapi ko bisa aku yang salah ya? Ini beneran aku salah dimananya ya? Duh minta maaf duluan aja lah biar damai.

etc etc etc

Pemikiran akan hal lain ini membuat yang seharusnya ga jadi beban pikiran kita karena "I DON'T CARE", jadi kepikiran terus.

Hahahaha

So, sebaiknya gimana?

Well, lemme say I DON'T CAREEEEEEEE 😂


Jumat, 28 April 2017

Memberi Satu, Mendapat Banyak

Image result for quote about giving


Well, Hello :)

Aku mau cerita, keburu lupa, dan keburu hilang rasanya. Hehe..
Cerita ini tentang betapa amazingnya Hukum Alam, bukan mau sombong, tapi mau pamer hahaha. Pamerin keajaiban yang terjadi :)

Jadi begini #eaaa
Aku kan makan siang ya, beli kelapa muda 1 buah (sebulet-bulet gituu), karena kalo dijadiin 1 plastik kebanyakan, jadi sama abangnya dibikin 2 plastik. Nah makanlah aku dengan lahapnya, lalu meminum sebungkus kelapa muda, dan kekenyangan. SANGAT! haha..

Tetiba diperjalanan kembali ke tempat duduk, bertemulah aku dengan seorang kawan, dan secara random aku menawarkan seplastik kelapa muda itu padanya. Dia ngotot mau bayar, aku bilang engga perlu karena itu pun aku kasih karena kekenyangan. Ikhlas-seikhlas-ikhlasnya (eh btw ini aku nulis bukan maksud mau ria yaaa, tapi mau pamer betapa ajaibnya kehidupan ini :D hahaha). Dan dia senang, karena es kelapa mudanya enak katanya :D



Oke beres lah tuh urusan satu...

Sejam kemudian aku ngobrol sama seseorang yang baik hati banget. Tau-tau beliau bilang "duh ini sepatu numpuk (FYI aja di kolong mejanya numpuk 5 dus sepatu ga dipake), baru sekali pakai terus ga nyaman, kayaknya mau dikasih aja ke orang deh". Iseng lah aku nanya, "mba ada nomor 36? haha". Tau-tau dia mengeluarkan salah satu dus dan ngasih sepatu lucu "NIH NGASIH BUAT KAMU".



WEW WOW WUW.

Dan tahukah kamu? 3 hari sebelumnya aku sempet curhat ke karin (my room mate) : "abis gajian belanja sepatu yuk, aku pengen beli, yang ini udah jelek". DAN HARI INI AKU DAPET SEPATU, MASIH BAGUS DAN LUCU :)

WEW WOW WUW.

Feeling aku yah, aku dapat sepatu gara-gara ngasih es kelapa muda, dan itu puluhan kali lipat balasannya. Dan Allah memberikan apa yang aku mau dan butuhkan, sesegera mungkin.

Aku terharu ihhhh... Allah so sweet banget sih sama aku... Terimakasih ya Allah :)



عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « يَقُولُ اللَّهُ إِذَا أَرَادَ عَبْدِى أَنْ يَعْمَلَ سَيِّئَةً فَلاَ تَكْتُبُوهَا عَلَيْهِ حَتَّى يَعْمَلَهَا ، فَإِنْ عَمِلَهَا فَاكْتُبُوهَا بِمِثْلِهَا وَإِنْ تَرَكَهَا مِنْ أَجْلِى فَاكْتُبُوهَا لَهُ حَسَنَةً وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَعْمَلَ حَسَنَةً فَلَمْ يَعْمَلْهَا فَاكْتُبُوهَا لَهُ حَسَنَةً ، فَإِنْ عَمِلَهَا فَاكْتُبُوهَا لَهُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةٍ »
Dari Abu Hurairah,  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Jika hamba-Ku bertekad melakukan kejelekan, janganlah dicatat hingga ia melakukannya. Jika ia melakukan kejelekan tersebut, maka catatlah satu kejelekan yang semisal. Jika ia meninggalkan kejelekan tersebut karena-Ku, maka catatlah satu kebaikan untuknya. Jika ia bertekad melakukan satu kebaikan, maka catatlah untuknya satu kebaikan. Jika ia melakukan kebaikan tersebut, maka catatlah baginya sepuluh kebaikan yang semisal  hingga 700 kali lipat.” (HR. Bukhari no. 7062 dan Muslim no. 129).

(Sumber : https://rumaysho.com/2555-faedah-tauhid-6-satu-kebaikan-minimal-dibalas-10-kebaikan.html)


That's my story today. I am so happy :) Thanks Allah.... Thanks kawan... Thanks mba baik hati... hehe...