Rabu, 31 Mei 2023

D2 : Dream Comes True


Dulu waktu ngerjain skripsi dan menulis nama orang untuk dijadikan referensi, aku sempet mikir "kira-kira suatu saat, ada yang tulis nama aku ga ya? Sugis, 20xx", dan jadi kepikiran apa harus jadi peneliti / penulis buku? Dan malam ini (karena ga bisa tidur), iseng banget dah nyari nama di google, and I found my name 😍😍😍 di sebuah lembaran penelitian. Tiba-tiba flash back ke kejadian 9 tahun lalu dan ternyata salah satu mimpiku terwujud. Unbelievable. Sesungguhnya aku sempat melupakan mimpi itu karena kesibukan sehari-hari yang tiada henti. Tapi agak ke trigger jadilah segera menulis di blog ini. Padahal terakhir nulis berniat akan nulis 30 hari nonstop, nyatanya baru 4 bulan kemudian nulis lagi. Ampuuuun. Being someone yang sangat konsisten emang zulit yaaaa. Orang2 bilang lebih susah memulai, but I think, continue what we are doing is harder. Let's see ya besok aku nulis lagi atau engga. Hehe. Bismillah!

Sabtu, 11 Februari 2023

D1 : When I Was Twenty

Hari ini aku menangis di depan orang asing, dalan suasana privat, untuk pertama kalinya setelah hampir 30 tahun menjalankan hidup. Aku tersentak dengan kenyataan dan tanpa sadar air mataku mengalir hingga tidak bisa berkata-kata. Bahkan efek pusing setelah menangis pun masih kurasakan hingga tulisan ini dipublish.

Kenapa aku menangis?

Karena aku sedih.

Kenapa aku sedih?

Karena aku ingat masa lalu.

Kenapa aku ingat masa lalu?

Karena sosok hari ini berhasil menyentuh bagian yang selama ini terpendam.

Ya.

For the 1st time in my life aku melakukan personal life coaching.

Awalnya aku cuma mau mendapatkan provokasi pemikiran agar aku bisa segera keluar dari zona nyaman yang mengukung aku selama beberapa tahun terakhir ini, tapi entah kenapa Coach di sesi coaching ini berhasil menemukan tombol merahku.

Dia memintaku membayangkan aku di masa depan akan jadi sosok seperti apa. Dan saat membayangkannya aku terhenyak, yang terbayang adalah sosokku 10 tahun lalu. Seorang yang hebat, punya semangat tinggi, berani, yakin akan dirinya sendiri. Aku kaget, ternyata aku tidak perlu jadi diri yang baru, aku hanya kehilangan diriku, selama 10 tahun terakhir. Aku sedih menyadari aku jauh tersesat dalam ketidakmampuanku dalam mempertahankan jati diriku. Aku menangis. Tercekat. Terlarut.

Singkat cerita aku mengingat lagi impianku saat itu, when I was twenty, ingin punya buku. Ingin ada yang mengutip kata-kata di bukuku. Dan di sinilah aku. Kembali menulis di blog sebagai langkah awal journaling projectku.

Aku harap bisa konsisten untuk 30 hari ke depan.

Doakan aku!

Semoga aku bisa jadi sosok yang lebih baik lagi setiap harinya.

Thanks!

Senin, 02 Oktober 2017

Cerita Wardah Shampoo

New! Wardah Shampoo . Baru! Sampo Wardah
Aku mau cerita, tentang produk terbaru Wardah, Sampo Wardah ( Wardah Shampoo). Here the story of these products :D (apa cerita tentang aku ya? hahahah) 

Jadi, ceritanya aku ini Customer Marketingnya Paragon yang diberi project untuk "menjual" sampo baru wardah ke market, awalnya temenku sih yang pegang. Saat pertama ditugaskan dan tahu harganya Rp25.000,- langsung ngeshock "wew ini serius harganya 25ribu? ga kemahalan? gimana jualannya? kompetitor aja ga ada yang harganya sampai segini!" . Secara aku kalo lagi eling suka memilih produk yang lebih murah, walau harganya cuma beda seratus rupiah. Atau kalo lagi eling dan rajin suka bandingin harga per volumenya, nyari yang paling rendah. Maka dari itu, langsung puyeng pala incess >,< . Karena sebagai "penjual" harus bisa dong meyakinkan konsumen untuk beli produk walah harganya lebih mahal.

Untuk bisa meyakinkan konsumen, aku harus meyakinkan diri aku sendiri. Langkah pertama yang aku lakukan adalah mencari tahu kenapa sampo wardah ini harganya di atas rata-rata?

Kebetulan yang sangat kebetulan, aku kenal dengan RnD yang membuat samponya dan tau ceritanya bagaimana "perjuangan" dia membuat sampo tersebut agar bisa menghasilkan sampo dengan kualitas terbaik untuk konsumen. Bolak balik ke luar negeri, buat ketemu hair expert, uji formula, cari bahan terbaik, cari benchmark, dan lain sebagainya. Yang kalau mau dirinci kegiatannya "sangat menguras tenaga dan pikiran". But, it's okay, katanya, demi konsumen :) Jadi Sampo Wardah ini diformulasikan oleh ahli, menggunakan teknologi canggih, dan gitu deh pokoknya.

Terus aku juga tanya sama tim Product Developmentnya, berulang kali, ya berulang kali (mungkin sampai anak prodevnya bosen) "kenapa atuh sampo wardah harganya segitu?" dan aku dikasih berbagai macam bahan untuk dibaca, seperti hasil uji efikasi, hasil coba ke ratusan panelis, penjelasan berbagai macam bahannya, perbandingan dengan kompetitor, dan lain sebagainya. Setelah membaca itu semua, dengan sangat mantap aku yakin bahwa sampo wardah ini emang terbaeeeeeek hehe.

Perlu ga aku bahas satu-satu yang aku tahu? Kan emang judulnya cerita tentang sampo wardah kan?

Bahan-bahan Sampo

Jujur! Sesungguhnya aku tidak terlalu paham sih tentang bahan-bahan aktif yang ada di sampo ini, tapi begitu mendengarkan penjelasan tentangnya, aku sendiri langsung terpukau. Ini aku jelaskan singkat yang aku ingat saja ya, perpaduan keren antara bahan alami dan teknologi di Sampo Wardah.

1. Wardah Anti Dandruff Shampoo

Wardah Anti Dandruff Shampoo

Dari namanya sudah ketahuan ya fungsinya untuk apa? Ya! Untuk mengatasi ketombe. Dari sekian banyak bahan aktifnya, yang aku inget adalah Double Zinc Active. Kenapa? Karena ada cerita pengantarnya dulu tentang ketombe.

Jadi, ketombe itu ada 2 jenis (aku baru tahuuuuuu), yang pertama ketombe karena karena pengelupasan sel kulit mati di kepala (cirinya ketombenya besar-besar), lalu yang kedua karena makhluk lain (semacam bakteri/kutu/jamur - cirinya ketombenya kecil-kecil). Kan namanya double tuh, jadi ada 2 macam jenis zinc yang digunakan (sorry, I don't remember their names), yang satu untuk memperbaiki kulit sehingga dapat mencegah ketombe, serta dapat melawan bakteri/jamur penyebab ketombe, yang satunya lagi membantu mengontrol produksi minyak berlebih yang menjadi makanan bagi bakteri tersebut.

Mantap banget kan kandungannya? Sebenarnya ada kandungan lainnya seperti tea tree oil dan peppermint, tapi zinc ini lah nempel di aku.


2. Wardah Hairfall Treatment Shampoo

Wardah Hairfall Treatment Shampoo
Ya inilah sampo wardah lainnya, untuk membantu menjaga kekuatan rambut, agar rontok akibat rambut yang patah berkurang. Dan seperti halnya antidandruff tadi, dari 3 bahan utama yang ada (Rosemary, Gingseng, dan Keratin) menurutku yang paling berkesan adalah keratinnya, karena yang digunakan di Samponya Wardah adalah Mikro Keratin, jadi ukurannya sangat sangaaaaaaaaaaat sangaaaaaaaaaaaaaaaaaaat kecil, yang menjadikan kandungan ini dapat menempel pada rambut dengan lebih merata. Keratin ini serupa dengan protein rambut sehingga ampuh mengurangi kerontokan.


3. Wardah Daily Fresh Shampoo

Wardah Daily Fresh Shampoo
Ya! Ini dia produk yang ditunggu-tunggu oleh banyak orang. Kenapa? karena banyak orang yang suka keramas setiap hari kan, tapi rambutnya malah jadi kering dan kaku gitu, ga enak banget deh pokoknya. Tenang saja, Wardah menghadirkan varian Daily Fresh, sampo yang non-silicon, sehingga ringan dan nyaman digunakan setiap hari tanpa takut rambut menjadi kering dan kaku. Ditambah ada kandungan aloe vera, seaweed, dan wheat protein yang dapat merawat rambut. Love banget lah! Hehe


4. Wardah Nutrishine Shampoo

Wardah Nutrishine Shampoo
Abaikan fotonya! Ceritanya mau ala-ala mencium wangi samponya, tapi malah kayak orang "ngelem" wkwkwk. Jangan liat orangnya, lihat samponya, Nutrishine!

Dari namanya ketauan lah, untuk rambut berkilau ternutrisi. Sampo ini pun dapat mengurangi tampilan rambut bercabang. Kandungannya juga ga kalah keren dengan varian sampo lainnya, ada ceramide, argan oil, dan grapeseed oil. Wanginya juga enak banget, makanya aku foto ala-ala gitu. Haha.

Nah dari ke empat sampo itu, semuanya berteknologi Scentlock Fragrance . Opo meneh toh iku? Aku perlu cerita lagi ga? Ini pun aku baru tahu. Jadi masalah wewangian ini, katanya ada 2 pilihan, mau di awal wangi banget tapi tidak tahan lama, atau mau di awal wangi tapi wanginya tahan lama. Harus pilih, ga bisa salah satu, dan akhirnya terpilihlah wangi yang wanginya tahan lama. Jadi, dengan scentlock fragrance ini, kandungan parfum Wardah Shampoo lebih tahan lama, tetap segar sepanjang hari, bahkan sampai ke pemakaian berikutnya.

Hasil Uji

Jadi, berdasarkan hasil uji ratusan panelis, mereka puas dengan Sampo Wardah, bahkan bersedia mengganti sampo yang sudah mereka gunakan dengan Sampo Wardah. Puasnya dari segi fungsi samponya, maupun wanginya. Dan aku pribadi pun sudah mencoba samponya, uenak tenan :)

Perbandingan dengan kompetitor

Kalau di lihat dari harga dengan prinsip "harga tidak pernah bohong" sesungguhnya Sampo Wardah adalah produk dengan kualitas yang sangat bagus namun harganya terjangkau. Begitu!

Setelah tahu tentang Wardah Shampoo secara teoritis, langkah selanjutnya adalah aku harus membuktikan kebenarannya dengan cara mencobanya. Jadi, kalau ada yang tanya bisa jawab dengan percaya diri "Samponya wardah itu gini lhooo...".
Testimoni

Mau ala ala review blogger ah ~ haha . here my review of wardah shampoo

Anti dandruff : karena ada bahan peppermint-nya jadi ada sensasi dingin sejuk gimana gitu saat digunakan, plus setelah pemakaian gatal-gatal di kepala berkurang :) aku aslinya sedikit ketombean gara-gara kesalahan pemilihan sampo, nyebelin deh kalo keringetan pengen garuk-garuk terus bawaannya, aku berharap banget setelah pemakaian agak lama sampo wardah ini, masalah ketombeku bisa tuntas :D

Hairfall treatment : rambutku rontok juga! hahaha. gilssss masalah rambut aku banyak juga ya ~ katanya wajar rambut rontok setiap hari, asal tidak lebih dari 100 helai. Aku ga ngitungin sih setiap hari berapa helai yang rontok, kelihatannya banyak ya banyak! sedih! Jadi tentu saja sampo ini wajib banget aku coba, walau tidak menghilangkan kerontokan secara total, setidaknya bisa mengurangi kerontokan akibat rambut yang patah karena rapuh (serapuh hati akuuuuu #ehhhhhhhhh)

Nutrishine : katanya yaaaaa, salah satu kandungannya bisa membantu pertumbuhan rambut hehe. Jadi ceritanya, setiap aku stress aku selalu potong rambut sendiri, so rambut aku kali ini cukup pendek, bingung kan kalo stress lagi mau ngapain? aku butuh rambutku ternutrisi dan tumbuh dengan cepat! wkwkwkkw. Aku pake ini juga! Enak! Nyaman! Cuma aku belum ngukur sih sudah berapa cm rambutku yang tumbuh hehe.

Daily fresh : buat yang suka keramas setiap hari ini bagus katanya, nyaman dan ringan gitu deh, dan ga bikin rambut kering dan kaku. Aku agak repot kalau keramas setiap hari, karena berhijab, repot ngeringin rambutnya, lama. Jadi sejujurnya belum mencoba ini dipakai setiap hari. Tapi saat setelah pemakaian, enak dan nyaman.

Dan dari semuanya, wanginya ampuuuuun, enak banget! Suka! Dan tentu saja tahan lama, jadi suka pengen nyiumin rambut sendiri, sayang pendek rambutnya :( jadi agak susah. Tapi nyaman aja gitu ga kerasa bau apek. Hehe.

Nah dari hal-hal yang disebutkan di ataslah akhirnya aku sebagai "penjual" yakin untuk menjual produk ini. Jadi semangat dan berapi-api gitu lah jualannya, kayak pengen semua mencoba produk ini. Sampai-sampai menuliskan tentang produk itu di blog (biasanya isi blog nya curhatan hahaha). Penasaran? Cobain aja deh!

New! Wardah Shampoo . Baru! Sampo Wardah
Jadi, sekian cerita tentang Sampo Wardah.

Aku mau nambahin sedikit berdasarkan pengalaman pribadi ya. Boleh ya? Boleh dong! Toh ini blog aku. Haha.

Menurutku, Shofiatu Rahmah Sugis, urusan merawat dan mengatasi masalah rambut tidak bisa hanya kita serahkan pada samponya semata. Memang kualitas sampo mempengaruhi seberapa ampuh dia bekerja, tapi perlu didukung oleh perilaku dari kitanya, seperti:

1. Keramas dengan teratur sebelum rambut kotor/lepek/gatal.
Banyak orang yang baru keramas saat sambutnya sudah terasa tidak nyaman/berminyak/lepek/gatal, padahal yah gimana rambut bisa sehat kalau kita sendiri tidak merawatnya? Seolah-olah membiarkan faktor-faktor penyebab masalah rambut begitu saja, menurutku pakai sampo apapun, masalah rambutnya tidak akan pernah terselesaikan.

2. Untuk yang berhijab, usahakan menggunakan hijab saat rambut dalam keadaan kering.
Zaman kuliah dulu, saat aku pertama kali berhijab, dengan kesibukan yang diada-adakan (ceritanya jadi ga sempet ngeringin rambut lho) dan ketidakpunyaan hairdryer, aku sering banget pakai hijab saat rambut masih basah. Rambut aku rontok banget! Bahkan bau ga enak karena lembab! Tapi setelah aku selalu memastikan rambut aku kering baru berhijab, rambut rontokku berkurang (tentu saja dengan didukung sampo hairfall treatment)

3. Kalau pakai conditioner dari pertengahan batang rambut saja dan bersihkan sebersih-bersihnya.
Jadi, berdasarkan pengalaman pribadi juga, karena dulu gatau kalo conditioner itu tidak boleh kena kulit kepala, aku memakainya hampir sama seperti pakai masker (nempel di kulit kepala dan dibiarkan beberapa lama), dengan harapan kalau begitu rambut aku bakal lembut banget (dulu conditioner pertama yang dipakai adalah yang melembutkan), ternyata itu salah dan menyebabkan rambut aku ketombean. Sejak aku membenarkan cara pemakaiannya dan memakai sampo antidandruff, alhasil ketombe berkurang.

Jadi menurutku, untuk rambut sehat tanpa masalah, adalah perpaduan antara Sampo berkualitas dan cara kita merawat rambut kita sendiri dengan benar.

Gitu aja sih, cerita tentang aku dan Wardah Sampo.

Sekian dan terimakasih.

Semoga berkah dan bermanfaat. Hehe.

#RambutFitLuarDalam
Rambut Fit Luar Dalam

Kamis, 01 Juni 2017

Hello, again, June!

Hi June! My fav month :)

01 Juni 2017

010617

tanggal cantik :) target kedua yang meleset. hahahaha..

jadi tahun lalu (010616) adalah target ku yang pertama buat menikah, dan tanggal itu sudah ditetapkan 6 tahun sebelumnya. karena ga kejadian, akhirnya aku perbaharui target 010616 >> 010617 .  masih berkutat di bulan juni dan tanggal cantik. ternyata meleset lagi.

haruskah aku pernaharui lagi? kalau masih mau di juni, tanggal berapakah yang cantik? hahaha..

010618 cantik kah? hmm..
020618 hmm
030618 waaah ini mayan. 3 x 6 = 18 . great! oke fix ini jadi tanggal target selanjutnya. haha haha haha haha.

so, taun ini aku 24. hmm ga meleset dari target waktu masih TK sih, nikah di umur 25. tapi jauh meleset dari target saat lulus kuliah, pengennya 21.

kenapa shofi kamu kok ngebet banget?

yaaaaah..

entah ~

pengen segera menyempurnakan agama :)
hehe hehe klise yaaa..

pengen ada yang ngurusin dan diurusin hehe. pengen mencintai dan dicintai. pengen berbagi suka duka. pengen berjuang bersama sama. pengen membangun sebuah rumah tangga impian. dan masih banyak pengen lainnya.

kenapa targetnya tahun depan? ga tahun ini?

yaaaaaah ~ gitu deh ~
soalnya kalau taun ini gatau deh sama siapa.
hahaha.
tapi percaya Allah sudah mengatur akan datang seseorang yang tepat di waktu yang tepat.
kalau cepet, ya why not walau ga di Juni..
kalau belum cepet, ya ituh. aku targetin Juni tahun depan.

kenapa kamu tulis kegalauanmu di blog?

gatau. aku suka aja. kadang berharap ada yang baca terus ngasih saran/solusi sih. haha. atau cukup dibaca dan berguna bagi pembacanya. ini kan salah satu pembelajaran hidup. btw apa pembelajarannya dari ceritaku ini yaaa?

hmmm

hoo i see ~

kalau target awalmu tidak tercapai, ubah! dan tetap semangat mencapainya! yey!

tumben lah shofi bijak. hahaha. hahaha. hahaha.

udah ah mau bobo. besok kerja.

daaah ~

doakan yaaaa.
(doain apa???)
apa aja terserah, yang baik-baik untukku :)


Minggu, 30 April 2017

I Do Not Care

Huftt Hahaha 😂

Pernah ga sih kalian ada di kondisi pengen bilang "I don't care 😝 Whatever 😤" ???

Kalau aku bukan pernah, tapi sering banget pengen bilang gitu sama keadaan atau situasi yang ada. Soale kalo ga di "I DON'T CARE" - in , ujung-ujungnya Baper 😂

Dicuekin? I DON'T CARE
Diomongin? I DON'T CARE
Dijudge sesuka hati? I DON'T CARE
Disalahin? I DON'T CARE
etc etc etc

Tapi pernahkah kalian tidak bisa melakukan tidakan bermasa bodoh tsb karena terhalang pemikiran akan hal lainnya?

Dicuekin? I DON'T CARE
Eh tapi barangkali sedang sibuk banget jadi ga merhatiin.. Eh apa aku ada salah ya sama dia? Ya udah tetep baikin aja..

Diomongin? I DON'T CARE
Eh jangan2 benar yang mereka omongin. Aduh aku mesti tanya siapa ya buat memastikan? Takutnya aku beneran salah.

Dijudge sesuka hati? I DON'T CARE
Eh kalo dipikir-pikir wajar sih mereka bisa gitu. Tapi aku ga maksud gitu sih sebenernya. Duh gimana ini kok bisa jadi salah presepsi? Ya udahlah baik baikin aja.

Disalahin? I DON'T CARE
Eh tapi ko bisa aku yang salah ya? Ini beneran aku salah dimananya ya? Duh minta maaf duluan aja lah biar damai.

etc etc etc

Pemikiran akan hal lain ini membuat yang seharusnya ga jadi beban pikiran kita karena "I DON'T CARE", jadi kepikiran terus.

Hahahaha

So, sebaiknya gimana?

Well, lemme say I DON'T CAREEEEEEEE 😂


Jumat, 28 April 2017

Memberi Satu, Mendapat Banyak

Image result for quote about giving


Well, Hello :)

Aku mau cerita, keburu lupa, dan keburu hilang rasanya. Hehe..
Cerita ini tentang betapa amazingnya Hukum Alam, bukan mau sombong, tapi mau pamer hahaha. Pamerin keajaiban yang terjadi :)

Jadi begini #eaaa
Aku kan makan siang ya, beli kelapa muda 1 buah (sebulet-bulet gituu), karena kalo dijadiin 1 plastik kebanyakan, jadi sama abangnya dibikin 2 plastik. Nah makanlah aku dengan lahapnya, lalu meminum sebungkus kelapa muda, dan kekenyangan. SANGAT! haha..

Tetiba diperjalanan kembali ke tempat duduk, bertemulah aku dengan seorang kawan, dan secara random aku menawarkan seplastik kelapa muda itu padanya. Dia ngotot mau bayar, aku bilang engga perlu karena itu pun aku kasih karena kekenyangan. Ikhlas-seikhlas-ikhlasnya (eh btw ini aku nulis bukan maksud mau ria yaaa, tapi mau pamer betapa ajaibnya kehidupan ini :D hahaha). Dan dia senang, karena es kelapa mudanya enak katanya :D



Oke beres lah tuh urusan satu...

Sejam kemudian aku ngobrol sama seseorang yang baik hati banget. Tau-tau beliau bilang "duh ini sepatu numpuk (FYI aja di kolong mejanya numpuk 5 dus sepatu ga dipake), baru sekali pakai terus ga nyaman, kayaknya mau dikasih aja ke orang deh". Iseng lah aku nanya, "mba ada nomor 36? haha". Tau-tau dia mengeluarkan salah satu dus dan ngasih sepatu lucu "NIH NGASIH BUAT KAMU".



WEW WOW WUW.

Dan tahukah kamu? 3 hari sebelumnya aku sempet curhat ke karin (my room mate) : "abis gajian belanja sepatu yuk, aku pengen beli, yang ini udah jelek". DAN HARI INI AKU DAPET SEPATU, MASIH BAGUS DAN LUCU :)

WEW WOW WUW.

Feeling aku yah, aku dapat sepatu gara-gara ngasih es kelapa muda, dan itu puluhan kali lipat balasannya. Dan Allah memberikan apa yang aku mau dan butuhkan, sesegera mungkin.

Aku terharu ihhhh... Allah so sweet banget sih sama aku... Terimakasih ya Allah :)



عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ « يَقُولُ اللَّهُ إِذَا أَرَادَ عَبْدِى أَنْ يَعْمَلَ سَيِّئَةً فَلاَ تَكْتُبُوهَا عَلَيْهِ حَتَّى يَعْمَلَهَا ، فَإِنْ عَمِلَهَا فَاكْتُبُوهَا بِمِثْلِهَا وَإِنْ تَرَكَهَا مِنْ أَجْلِى فَاكْتُبُوهَا لَهُ حَسَنَةً وَإِذَا أَرَادَ أَنْ يَعْمَلَ حَسَنَةً فَلَمْ يَعْمَلْهَا فَاكْتُبُوهَا لَهُ حَسَنَةً ، فَإِنْ عَمِلَهَا فَاكْتُبُوهَا لَهُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةٍ »
Dari Abu Hurairah,  Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah Ta’ala berfirman: Jika hamba-Ku bertekad melakukan kejelekan, janganlah dicatat hingga ia melakukannya. Jika ia melakukan kejelekan tersebut, maka catatlah satu kejelekan yang semisal. Jika ia meninggalkan kejelekan tersebut karena-Ku, maka catatlah satu kebaikan untuknya. Jika ia bertekad melakukan satu kebaikan, maka catatlah untuknya satu kebaikan. Jika ia melakukan kebaikan tersebut, maka catatlah baginya sepuluh kebaikan yang semisal  hingga 700 kali lipat.” (HR. Bukhari no. 7062 dan Muslim no. 129).

(Sumber : https://rumaysho.com/2555-faedah-tauhid-6-satu-kebaikan-minimal-dibalas-10-kebaikan.html)


That's my story today. I am so happy :) Thanks Allah.... Thanks kawan... Thanks mba baik hati... hehe...



Rabu, 08 Februari 2017

Okay


It's okay. I'm fine :D

It's okay. I'm fine :)

It's okay. I'm fine.

Everything's gonna be alright.

It's okay :)





Okay, I lied . I'm (not) fine :(

Everything's gonna be alright (I hope)




It's okay. I'm fine :)
I believe it.


Senin, 24 Oktober 2016

Book - How to Have Great Ideas (Part 2)



My boss bought a book and asked me to read it. I saw there are a lot of picture, so I thought it's a book about design, and I had no interest in it. One day, I had nothing to do (It's lie ~ I had many tasks but my brain stopped thinking haha, I needed a diversion) finally I opened this book: How to Have Great Ideas. Evidently, I found out that this book contains some real ways to be creative. Wew. It's 3 months after my boss bought this book, If I wasn't too lazy to read it, maybe I would be a creative person today. This book can be used as a practical handbook for unleashing creativity. But, It's never too late to learn something, so here the resume of this book:

------------------------------------------------------------------oo

Creative thinking is the process of generating the ideas that make breakthroughs possible. These breakthroughs can lead to solutions to seemingly irresolvable problems, or can bring completely new things into existence. These guides to have creative thinking: (you can see no 1 - 6 here)

7. Value First Idea - There is a great temptation to reject all first ideas, feeling they have arrived too soon, but every so often the first idea is the perfect idea. Always consider your first idea, that impulsive response that just pops into your head.

This is the example from my experience
Problem: I created a seminar, but the audience that attended there were a bit ehmmm, few. hahaha.
First Idea: Ask the WBA (Wardah Beauty Agent) to invite their friends (min. 5 person) to attend this Seminar. We have 20 WBAs, so there will be (minimal) 100 aundiences.
Result: We had 110 audiences :D

------------------------------------------------------------------oo

8. Voice Your Wildest Concept - A fear of derision or humiliation means many great ideas often go undsaid, sometimes it needs fancy job title or high status to feel confident enough to share your thinking, don't worry, just voice your wildest idea! Because we need the comment from media/competitor/anyone to make our idea better..

And hmmm I think I have no wildest concept, but gimme time, let me think about it, and i will write here asap :D

(it's not the wildest one, but I think it's wild enough :D)
I always want to try to be an industrial spy because when I was little I wanna become a detective :D So, I will join some communities of our competitors. Hehe hehe hehe.

------------------------------------------------------------------oo

9. Act Like A Kid - Acting like a kid again can be immensely productive when setting out to generate ideas. Children dive unstoppably into activities with an enthusiasm rarely seen in adults.

If it's hard, play children's toy or go to playzone (Amazone, Timezone, Game Master, etc). I always automatically be like a kid :D

Here I am:



What great ideas did I get?

When I need to workout but too lazy to do it, just play a game like this :D

------------------------------------------------------------------oo

10. Take Notice - Creative people are expert noticers. Get the habit of curiosity, and then you will find indeas will catch your eye. To see things afresh try taking different route to somewhere you often go, or travel by a different means, etc.

Project to train our "notice" skill:
Spot and collect the faces, animals, letterforms and nummbers that are accidentally created by wear, repair, time, decay, spillage, etc. Collect and record what you discover with cameraphone, camera, or a notebook.

Here's mine:
I think this "fanta and sprite" is like my country's flag, red and white :D hohoho.



------------------------------------------------------------------oo

10. Visualize It - Visualizing idea by drawing it helps the quarter/half formed ideas becomes fully formed. You don't have to be good at art, just scribble, doodle, or scarwl. Visualizing helps share ideas with other too. Get it down so you don't let it down!

Project:
Practice visualizing by drawing things that are unseeable in the real world. Here what I made: The Brain of Mathematician look like: wkwkwkwk full of formulas :D





-----------------------------------------------------------------oo

11. Get Help - Find some collaborators. Working with others helps nurture and develop ideas. Get a consigliere!

------------------------------------------------------------------oo


(I will update every time I've done the exercise of each section)

For more information and tips, buy and read the book :D

Selasa, 20 September 2016

Book - How to Have Great Ideas (Part 1)



My boss bought a book and asked me to read it. I saw there are a lot of picture, so I thought it's a book about design, and I had no interest in it. One day, I had nothing to do (It's lie ~ I had many tasks but my brain stopped thinking haha, I needed a diversion) finally I opened this book: How to Have Great Ideas. Evidently, I found out that this book contains some real ways to be creative. Wew. It's 3 months after my boss bought this book, If I wasn't too lazy to read it, maybe I would be a creative person today. This book can be used as a practical handbook for unleashing creativity. But, It's never too late to learn something, so here the resume of this book:

------------------------------------------------------------------oo

Creative thinking is the process of generating the ideas that make breakthroughs possible. These breakthroughs can lead to solutions to seemingly irresolvable problems, or can bring completely new things into existence. These guides to have creative thinking:

1. Exercise Your Imagination - You can ask your friend to draw something simple (eg. circle/square/etc) and you draw it to make it into something more meaningful-more complex (eg. people/galaxy/etc).

Here my imagination haha. First, I drew McDonald's Logo (the yellow M), then I drew a standing-flower-vase :D


------------------------------------------------------------------oo

2. Be Playful - Go out to play and put your game-face on when you play. Beside that, you can challenge yourself to create something new from anything that seems useless (eg. make a picture frame from a used cardboard).

Here my creation. I made a comfortable chair (shofi's version) using scrap paper.


------------------------------------------------------------------oo

3. Write Your Manifesto - A manifesto is a public declaration of the beliefs and objectives of an individual or a group, you can say it is like a motto, or mantra, or something like that. So, write a manifesto for yourself! Don't be default! Clarify and state your own creative standpoint! This is a manifesto of LEGO.

Image result for lego manifesto

Here my manifesto because sometimes I am too lazy do something that I want, so mine is about "Just Do It".


------------------------------------------------------------------oo

4. Question, Question, Question - See the problem as a puzzle, and use questions to gather as many pieces as possible by methodically establishing as many facts as you can. The 1st step is: Don't be afraid to ask . If you're afraid, writing down all the things you're afraid to ask and swapping them with other team members. The 2nd step is: Use questions to open up a problem.

Actually, before I read this book, my boss had asked me several times to write a question about self-development. And after I read this book, finally I understand why my boss asked me to do it and why I should ask often. Here some of my questions:

1. How can we define a strong character?
2. How to deal with praises?
3. How to make everyone happy?
4. Why do we have to look attractive?

------------------------------------------------------------------oo

5. Keep it simple - Creativity is making the complicated simple, so simplify and personalize the problem, then simplify the solution. How to train this? You can try: (1) Read an article without read the the title, than simplify complex news items into as few words as possible. (2) Writer Ernest Hemingway famously laid down a challenge ti write a story in six words. Try it. (i give you this link as an example : http://www.newyorker.com/humor/daily-shouts/ernest-hemingways-six-word-sequels )

Here's my seven words story:



------------------------------------------------------------------oo

6. Just Get Started - You can begin by simply writing down your first thoughts. So, fill in the title of your latest project here:


Just get started on . . . . . . . .


------------------------------------------------------------------oo

Next: Book - How to Have Great Ideas (Part 2)

Sabtu, 23 Juli 2016

As Sweet As Gelato


Hari ini aku habis makan gelato untuk kedua kalinya seumur hidup (ciee jomblo malam mingguannya di luar, makan gelato, bikin macet #ehh). Hahahaha. Terakhir kali makan gelato hmmm 3-4 tahun lalu. Banyak yang anggap gelato ini eskrim, tidak sepenuhnya salah sih, di italia eksrim namanya gelato, but mereka sedikit berbeda.

Apa bedanya?
Cara bikin ~ gelato diaduk dengan kecepatan sedang, eskrim dengan kecepatan cepat yang menyebabkan eksrim mengandung banyak udara, inilah penyebab tekstur gelato lebih padat.
Komposisi ~ gelato menggunakan susu lebih banyak dengan kandungan lemak sedikit, eksrim menggunakan krim (kepala susu, not susu) dengan kandungan lemak lebih banyak, that why gelato lebih lembut.
Suhu penyajian ~ gelato disajikan pada suhu lebih tinggi dibandingkan eksrim, hal ini menjadikan gelato lebih mudah mencair.

Kembali ke topik (ini menyimpang jauh bangeeeeet malah bahas perbedaan gelato dan eskrim). So, apa yang terjadi? Kenapa as sweet as gelato?

Jadi cerita awalnya bisa dilihat di sini, dimana saat ini aku agak kesusahan untuk mempercayai siapapun (di luar keluargaku tercinta) hahah hahaha. 

Terus entah kapan ya aku iseng ngajakin temen (sebut saja dia Bunga) makan gelato, dan dia berjanji menemaniku makan gelato. Well aku tidak berharap banyak sih. Tapi ternyata temanku beneran datang dari jauh, macet2an, hujan2an, pake adegan nyasar segala, buat nemenin makan gelato. Apa yang sweet as gelato? When you do something to fulfill ur promise di tengah krisis wacana yang melanda negeri. Membayangkan jalanan pulang dan perginya saja aku males (dan mules), dan dia menjalaninya, aku jadi terharu #uhuk. Hahahaha. 

Well, leh uga, setidaknya mungkin memang masih ada orang-orang yang bisa dipercaya.

So, terimakasih untuk pemenuhan janjinya 😊



Minggu, 26 Juni 2016

My Color Journey: The Honesty of Blue

Ehm. Sepertinya sudah lama sekali aku tidak menulis tentang suatu hal yang (agak) berbobot di blog ini hehe, jadi kali ini aku mau bahas sedikit mengenai WARNA BIRU, sekaligus menjalankan tugas menulis dari Bapake.

Kenapa Biru? Cukup random memang. Dan aslinya aku gak suka biru, aku suka PINK. Tapi karena sedang ada project baru, dan tiba-tiba diminta pelajari tentang arti warna, maka yang aku pilih pertama kali adalah warna biru, warna perusahaanku, PT. Paragon Technology and Innovation.

Jadi, agar lebih memahami arti warna biru, aku mencoba mengabadikan warna biru yang ada di sekitarku. Dan inilah hasil jepretan amatir ala ala.

Seragam perusahaanku biru, tapi karena tidak ada yang memfoto, jadi foto tangan saja

Kebetulan hari ini sedang menggunakan rok biru

Hiasan di meja kerja berwana biru

Salah satu lembaran buku yang harus kupelajari

Ternyata dompeku biru

Buku yang harus kupelajari beserta benda-benda biru yang ada di meja kerjaku

Galon biru yang kebetulan nongol saat mau pulang

Setelah captured beberapa biru, ternyata . . . . . . . . . . . .
1. Biru itu banyak sekali macamnya
2. Masing-masing biru punya arti berbeda

Saking banyaknya, mari kita bahas 5 saja Warna Biru terpopuler versi on the shofi.

Eh sebelumnya kenapa sih kita harus paham arti dari setiap warna?

Secara ajaibnya manusia mampu menafsirkan arti warna meski tidak pernah mempelajari psikologi warna. Lebih ajaib lagi adalah orang-orang yang mampu mendeskripsikan warna tersebut agar suatu warna dapat diintepretasikan sesuai dengan yang diharapkan. Sehingga bagi kalangan profesional penentuan warna untuk apapun itu sangat dipikirkan matang-matang. Pemilihan warna yang salah, dapat merusak image yang sudah diciptakan selama ini.

Contoh: salah satu resto penjual fried chicken yang memiliki lambang M besar dan identik dengan warna merah-kuning, aku ga sebut merek karena ga di bayar ( helllooo siapa eluu? haha), tapi aku yakin semua tau itu. Warna cerah tersebut disandingkan dengan maskotnya menjadikan suasana di dalam resto ceria dan menyenangkan, bahkan anak-anak pun senang bermain di sana. Coba bayangkan jika konsepnya adalah family resto dimana anak-anak bisa bersenang-senang namun warna restonya biru tua dan hitam. Apakah akan semenyenangkan biasanya?

Jadi, that's the point, kenapa pemilihan warna bisa menjadi sesuatu yang sangat krusial. So, back to the topic, inilah 5 warna biru terpopuler versi on the shofi:


1. Navy

Yah saat ini yang sedang ngetrend adalah navy, hampir mirip dengan biru dongker (dark blue) tapi jelas berbeda. Intensitas hitam di dark blue lebih banyak dibandingkan navy.

Biru jenis ini melambangkan: kebijaksanaan, kestabilan, dan konservatif.

Sebagian orang menggunakan warna ini untuk acara formal sehingga mereka tampak lebih berwibawa, dan cocok juga digunakan sehari-hari ke kantor untuk memberikan kesan profesional.

Banyak juga perusahaan menggunakan warna ini sebagai identitas perusahaannya. Mereka ingin menunjukkan bahwa perusahaan mereka stabil dan kokoh.

Untuk produk, cukup banyak juga yang menggunakan warna ini. Coba anda deskripsikan, apa yang ada rasakan ketika melihat produk berwana navy?


2. Blue/Biru

Salah satu warna primer yang sudah sering kita temukan dimana-mana, BIRU AJA.

Biru jenis ini melambangkan: kepercayaan, kejujuran, dan kecerdasan.

Tidak heran kan kalau 3 bank dengan aset terbesar di Indonesia menggunakan warna biru untuk warna corporate-nya. Sebenarnya banyak yang lain, tapi aku ambil 3 besar saja, dan itu tiga-tiga-nya lhoo pakai warna biru.

Kenapa? Ya, karena mereka ingin menunjukkan bahwa nasabah bisa mempercayai mereka. Mereka ingin nasabah berfikir bahwa mereka jujur dalam mengelola keuangan nasabah.

Dan ternyata bukan hanya bank lho, banyak Lembaga Keuangan lainnya mengandalkan biru ini untuk mencitrakan kredibilitas mereka sebagai lembaga terpercaya.

Kalau untuk pakaian, hmmm, bukan sesuatu yang jadi pilihan banyak orang sih, bahkan jika salah perpaduan warnanya akan tampak norak. Amannya jika menggunakan biru ini ya padu padan dengan warna-warna netral.


3. Sky Blue/Biru Langit

Sesuai namanya, biru langit, karakter yang dilambangkan oleh warna ini adalah: Keluasan, Kedamaian, dan Kesejukan.

Dengan sedikit tambahan warna putih, dia akan berubah menjadi warna pastel yang cantik. Saat ini, terutama di Indonesia banyak yang menggunakannya untuk dekorasi maupun fashion.

Apa yang ingin digambarkan oleh orang-orang yang menggunakan warna ini? Ya, bisa diperhatikan, jika ruangan di cat dengan warna ini, bukankah tampah lebih luas, mendamaikan, dan menyejukan? Apabila seseorang menggunakan pakaian dengan nuansa ini bukankah dia terlihat enak dipandang? Selayaknya langit, itulah karakter yang bisa digambarkan oleh warna ini.

Namun untuk benda, agak sedikit tampak rapuh jika menggunakan warna ini, betulkah?


4. Cyan/Sian

Bagi orang yang biasa bermain warna secara digital dan cetak-mencetak pasti akrab dengan warna ini. Sering dengar CYMK? Stands for Cyan Yellow Magenta Key. 3 Warna inilah yang biasa digunakan dan menjadi warna dasar bagi designer digital.

Karakter apa yang digambarkan oleh warna ini? Karena Cyan adalah perpaduan antara hijau dan biru maka karakternya pun diantara keduanya, seperti: Kepercayaan diri, Menarik Perhatian, dan Keberuntungan.

Ya bisa dikatakan orang yang menggunakan warna mencolok seperti ini adalah orang yang memiliki tingkat kepercayaan diri tinggi, apalagi kalau dia padukan dengan warna mencolok lainnya :D.

Terus terang dengan wawasanku yang belum seberapa dan pengetahuan warna yang baru, aku agak kesulitan menemukan perusahaan ternama yang menggunakan warna ini. Mungkin karena karakter yang digambarkan warna ini kurang kuat (if you find the company that use this color as its identity, please tell me :))


5. Turquoise/Toska

Sama halnya dengan navy, warna toska juga saat ini sedang booming (kembali booming). Banyak yang bilang biru toska, ada juga yang bilang hijau toska. Mana yang betul? Ga ada yang salah sih, karena itu dua hal yang berbeda. Hijau toska lebih banyak kandungan hijau dibanding birunya, sedangkan biru toska sebaliknya. Yang akan saja bahas adalah biru toska karena kita sedang berbicara mengenai biru :D

Karakter apa yang tergambar dari warna ini? Keteduhan, Ketenangan, Kepercayaan Diri. Hampir sama seperti Cyan namun lebih kuat karakter birunya.

Apa yang menggunakan warna ini? Aku sebutkan saja satu ya, produk kosmetik halal pertama di Indonesia, bisa jadi di dunia juga, dan saat ini menjadi kosmetik lokal nomor 1 di Indonesia. Apa lagi kalau bukan Wardah :D Yeeey. Produk perusahaanku nih :) Cocok kan warna ini digunakan dengan taglinenya Wardah "Earth, Love, Life" ? ~ Aku bukannya mau promosi, namun aku yakin banyak yang sudah tahu Wardah, dan dengan membayangkan produk itu saja pasti tergambar karakter apa yang ingin dicerminkan dari warna Toska ini.

------------


Jadi itulah salah satu part of My Color Journey, The Honesty of Blue. Aku berencana membuat My Color Journey versi lainnya, entah kapan :D Dan kenapa judulnya The Honesty of Blue? Entahlah, ini kata pertama yang muncul ketika aku memikirkan ingin menulis mengenai warna biru. Mungkin karena warna biru identik dengan kejujuran? :D

Demikian penjelasan singkat dariku mengenai warna biru. Nantikan (dan doakan biar rajin :D) My Color Journey lainnya. Semoga bermanfaat :)

Selasa, 14 Juni 2016

Dan detik pun terhenti, kala itu........

Shofiatu Rahmah Sugis's Watch

Ya, ini gambar jam tanganku. Sudah 2 hari mati, dan aku sedih. Memang bukan jam mahal, tapi aku membelinya sekitar 5 tahun lalu dengan fee pertamaku sebagai freelance di suatu perusahaan, jadi menurutku ini barang yang cukup berharga dan bersejarah. Dari garis dan lecet yang ada pasti sudah tergambarkan apa saja yang sudah dilaluinya bersamaku.

Dia, menempel di bangku kuliah saat ku tidur, bergesekan dengan orang-orang saat naik angkot keliling bogor, menemaniku menjalankan tugas saat bekerja, bersinggungan dengan laptop saat mengerjakan skripsi, ikut terombang ambil di lautan maupun wahana permainan, berendam bersamaku di berbagai pantai, turut bersuci dan bersujud kepadaNya, kokoh di tanganku saat mencari-cari kerja, menunjukkan waktu kerja saat sudah bekerja, dan masih banyak kenanganku bersamanya. Bisa dikatakan, dia saksi hidupku, walau 5 tahun bisa dibilang masih sebentar.

Selama 5 tahun pun dia tak pernah bermasalah, hanya 1 kali ganti batu baterai, dan akan jadi yang kedua kelak saat ku ada waktu menggantinya.

Untung masih jam ku yang berhenti berdetak.
Bagaimana jika jantungku?
Bagaimana jika waktuku?
Dan detik pun terhenti, kala itu sudah siapkah aku?

My Superior, My Teacher

Bapak Harman Subakat berfoto dengan Prof. Kano
Kalimat pertama yang muncul saat aku lihat postingan Pak Harman adalah "wah pengen nulis blog berjudul My Superior, My Hero". Kenapa

Rabu, 01 Juni 2016

010616 - 01 Juni 2016

Helohaaaaa Juni :D
Helohaaaaaaaaaaaaa my blog :)

Really really love this month ~ entah kenapa ya seneng banget kalau ketemu bulan Juni :D Mungkin karena lahir di Bulan Juni, tepatnya tanggal 6 Juni, sama kayak Soekarno dan Raisya *naooon*. Buat yang mau ngasih kado bolehlah ditunggu :D

Well, dibalik cerianya bulan Juni, sesungguhnya tersimpan kisah sedih mengharu biru. Hahahaha. Sesungguhnya dari 6 tahun lalu, diriku mencatat di buku impian untuk menikah di 010616 ~ Angka cantik kan? Dan sekarang sudah ada di tanggal yang ditargetkan, aku duduk di meja kerja, bukan di pelaminan. Hahahahahahahahahahaha.

Sesungguhnya ga ngebet-ngebet banget sih yaa pengen nikah, tapi tetep pengen nikah muda, tapi ya belum urgent, tapi ya pengen. Ya begitulah :D Apadaya Allah belum mempertemukanku dengan orang yang tepat, di saat yang tepat, di waktu dan kondisi yang tepat. Aku berarti harus mencari tanggal cantik lainnya *lhoo ga cari jodoh dulu?*

Kenapa harus cari tanggal cantik? Karena menurutku segala sesuatu harus ditargetkan, termasuk waktunya :) Agar kita giat mengejar target yang sudah ditetapkan kalau ada deadlinenya. Dan bagaimana caraku mengejar target tersebut?

Hmmmmm ~

Mungkin belum dikasih sama Allah karena usaha dan doaku kurang kencang nih.

Usaha dalam bentuk apa?
- Perbaiki diri untuk terus menjadi lebih baik
- Mempersiapkan mental untuk menghadapi kehidupan yang berbeda
- Mendewasakan diri karena kadang aku masih sering kekanak-kanakan
- Rajin-rajin ibadah (karena selalu minta jodoh yang sholeh, so diri sendiri harus mengusahakan jadi sholehah, ya ga?)

Berdoa kayak gimana?
- Everytime, Everywhere. Saat ini berdoa tentang jodoh hanya saat sholat yang nyantai (lagi sholat di kamar), harusnya di setiap kesempatan dan dimanapun aku berdoa :D

Semangat shofi! :D :D

Sabtu, 19 Maret 2016

Aturan Mencuci Piring

Helohaaaaaa.
Sudah 4 bulan ternyata aku menganggurkan blog kesayanganku. Blog yang mencatat sejarah hidupku *naoooon* hahaha. Yaks, entah kenapa malam ini random tiba-tiba pengen nulis tentang tips mencuci piring.

Bisa dibilang ini metode ibuku. Hahaha. Yang dengan getolnya mengajariku ilmu mencuci piring dengan aturan sebagai berikut:

1. Cuci piring harus kalem
Kalem yang dimaksud disini adalah tidak menimbulkan suara krentang krenteng peraduan piring-pirang gelas-gelas. Tentu saja dengan berbagai alasan dibalik aturan ini, diantaranya:
- biar ga berisik
- biar yang dicuci tidak rawan pecah karena trik agar ga berisik adalah peletakan piring dan gelas yang harus penuh dengan perasaan, lembut, tapi gentle *naooooonnn*

2. Cuci piring harus menyeluruh
Yah kenapa harus mengeluruh? Karena kalau buru-buru atau asal biasanya tidak semua bagian yang harus dicuci tersentuh. Pernah makan di piring yang dasar bawahnya masih berminyak? Pernah minum di gelas yang di dalam gelasnya masih ada sisa-sisa kopi/susu nempel? Itulah kenapa saat cuci piring harus semua bagian terjamah

3. Cuci piring harus bersih
Ciri-ciri piring bersih:
- tidak berbau, baik bau sisa makanan atau bau sabun
- tidak licin, baik licin karena lemak minyak sejenisnya atau licin sabun
- saat sudah kering tidak ada bercak-bercak air menempel
So, kalau aku habis cuci piring biasanya ibu suka pegang-pegang hasil cucianku udah ga licin atau masih, dan meng-smell-smell (entahlah, kalau bilang mencium kesannya dicium pake bibir, kalau bilang mengendus kayak apaan, aku bilang smell smell ajah haha) barangkali masih ada bebauan tersisa. Bagaimana agar piring bersih?
- bilas di air mengalir, bukan air yang ditampung dan dipakai bilas berkali-kali, biasanya ini yang bikin bau
- kalau tidak jijik, cuci tanpa menggunakan satung tangan, agar jari-jari bisa merasakan cucian masih licin atau tidak
- jika ragu, smell it, kalau masih bau makanan_sabunin lagi, kalai masih bau sabun_bilas lagi
- jaga kebersihan spons itu penting, sehingga urutan mencuci: bersihkan spons >>> cuci gelas terlebih dahulu karena gelas lah yang paling jarang dipakai untuk menampung sesuatu yang anyir dan paling gawat kalau habis dicuci malah jadi anyir >>> cuci yang berbahan plastik karena rawan anyir tapi bisa jadi dia penyebab anyir, makanya setelah gelas biar gelasnya ga anyir kalau ternyata wadah plastik ini bekas wadah ikan misalnya >>> cuci sendok karena stainless still tidak rawan anyir >>> cuci piring - piring >> cuci lain lain yang biasanya lebih kotor >>> cuci spons.

4. Setelah cuci piring, harus bersih
Yaks setelah cuci piring harus bersih:
- baju bersih ga kebasahan, ini perlu teknik tertentu. mulai dari pengaturan besaran air keran, sudut bahan cucian, dan cara menyuci *naoooonnn*
- tempat cuci piring bersih, seperti sisa-sisa sampah yang tercecer di tempat tersebut harus dibuang ke tempat sampah, lalu basah-basah sekitar tempat cuci harus di lap

Yaaaaah begitulah aturan mencuci piring ala ala shofi. Aku kasih beberapa tips juga *sepertinya tips tak berguna* hahahah.

Selamat mencuci piriiiing 😊


Jumat, 03 Juli 2015

Aneh

Aneh rasanya saat kau menyukai seseorang, tapi dia tak menyukaimu
Adapun yang menyukaimu tak kau sukai

Lebih aneh lagi siklus 1 putaran percintaan
Seringkali terjadi seperti ini:
Tak kenal
Suka
Cinta
Jenuh
Pergi
Lupa
Tak kenal
Hanya 1 putaran saja, tak ada pengulangan

Kau tahu apa yang lebih aneh lagi?
Saat kau memantapkan hati untuk seseorang tuk selamanya
Namun beberapa saat kemudian, kemantapan itu hilang

Hmmmmm

Sabtu, 27 Juni 2015

Ber-utang or Ber-uang


Okeeeh ini hanyalah hasil pemikiranku saja ~ no offense, siapapun.. Cuma pengen mencurahkan apa yang kupikirkan dan kuyakini semalam..

Jadi ceritanya semalam cukkucrukkucruk I received a text, bincang bincang kekanan kekiri tau-tau nyambung ke riba. Hanya sekilas sih bahas riba-nya, selebihnya bahas yang lainnya. Tapi entah kenapa kata "riba" begitu menggelitik, berasa manggil-manggil minta dikepoin. Jadi kali ini, mau ceritain hasil kepoanku, tapi sebelumnya aku mau cerita dulu...

Jadi, sesungguhnya sudah lama aku mengenal "riba", tapi ya gitu, cuma kenal, atau bahasa gaulnya cukstaww (cukup tau). Pokoknya yang terpatri di otakku, riba itu bunga, yang bikin orang minjem 1 juta, mesti bayar 1.5 juta. 500 ribunya itu bunganya, ribanya. Dan itu dilarang oleh Allah untuk disantap, maka harus kuhindari. Udah, sekedar itu doang...

Jadi apa saja yang kulakukan untuk meminimalisir "penyantapan riba" ini?

One
Berbekal ilmu tentang riba yang sangat minim, aku menetapkan hati untuk tidak bekerja di perusahaan yang process businessnya berkutat dengan hal-hal tersebut. Walau banyak pro kontra tetang perusahaan macam gini, kuambil amannya saja "tidak usah bekerja disana".  Tak pernah sekalipun terbersit niat melamar disana ~ bahkan ketika perusahaan-perusahaan tersebut meneleponku (padahal mah aku ga daftar -_-) untuk bekerja bersama mereka, tanpa ragu kubilang, "maaf, saya tidak bisa bekerja di perusahaan anda"...

Two
Karena yang konvensional-konvensional katanya terlalu jelas ribanya, maka kupercayakan uang-uangku dan transaksi keuanganku dikelola lembaga yang memiliki embel-embel "syariah". Besar harapanku sih agar yang "bersyariah" ini segera menjadi murni syariah ~ sehingga semakin minimlah riba yang kusantap.

Three
Jika tak mampu menghadapinya, maka sejak awal harus dihindari
Entah prinsip ini baik untuk dipegang atau tidak, yang jelas rasanya aku ga sanggup deh ngadepin apa-apa saja yang terjadi kalau menyantap riba, jadi kuhindari saja apa-apa yang dugaan ke-riba-annya kuat, contoh produk asuransi. Memang ini juga masih pro kontra, tapi ya aku gamau setengah-setengah, lebih baik tidak sekalian.

Sudah, itu saja yang kulakukan untuk menghindarinya ~

Kembali ke maksud dan tujuan di atas tentang apa sih hasil kepo ku? Jeng jeng jeng jeng jeng

#flashbacklagi

Jadi, setelah aku ditetapkan bahwa akan tetap kerja di bogor (penempatan), aku mulai mikir, "ga enak nih kalau tetap ngekos, kayaknya enak beli rumah deh, buat DP rumah yang kecil siih ada" ~ dan sejak pemikiran seperti itu datang, hampir di setiap kesempatan aku cari-cari rumah di bogor yang kira-kira oke, lalu itung-itung kpr nya, berapa bunganya, berapa tahun lama cicilannya, berapa besar cicilan yang aku sanggup bayar, dan lain sebagainya ~ Udahlah udah mantep, tinggal ngurus-ngurus, tapi belum ada waktu, jadi belum sempat ngurusin...

Nah di waktu tak terduga datanglah pesan yang kukatakan tadi ~ pembicaraam absurd yang diselipin riba dan dilanjutkan keabsurdan lainnya...

Tergelitik oleh "ke-riba-an" itu, akhirnya aku kepo-in riba tersebut (balik ke tujuan awal cerita, ga flashback lagi. Dan hasilnya adalah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

First
Aku menemukan ayat-ayat tentang riba dan suatu hadist dengan terjemahan berbeda-beda


عَنْ جَابِرٍ قَالَ لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ آكِلَ الرِّبَا وَمُؤْكِلَهُ وَكَاتِبَهُ وَشَاهِدَيْهِ وَقَالَ هُمْ سَوَاءٌ

dari Jabir dia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melaknat pemakan riba, orang yang menyuruh makan riba, juru tulisnya dan saksi-saksinya.” Dia berkata, “Mereka semua sama.” (HR. Muslim)
Jabir Radliyallahu 'anhu berkata: Rasulullah Shallallaahu 'alaihi wa Sallam melaknat pemakan riba, pemberi makan riba, penulisnya, dan dua orang saksinya. Beliau bersabda, "Mereka itu sama." Riwayat Muslim.
dari Jabir bin Abdilla Radhiyallahu Anhu berkata, "Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam melaknat pemakan riba, yang memberi riba, penulisnya, dan dua saksinya." Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam lalu berkata, "Mereka seluruhnya sama." (HR. Muslim nomor 1698)

Second
Yaks dapat berbagai terjemahan di atas buat aku galau, karena kalimat-kalimat yang digarisin itu beda-beda tapi mengarah ke suatu posisi yaitu " yang memberi ribanya". Benarkah? Jadi, jika orang miskin lagi butuh duit banyak, terus minjem ke rentenir karena terpaksa, dan renternirnya pakai sistem pembungaan berlapis-lapis, jadi orang miskim tersebut bakal menderita 2 kali? terbeli utang dan terikat riba. WOW. Jadi, kalau minjem kpr itu pun sama aja kayak memberi riba pada orang-orangbyang mengurusi KPR tersebut? Wallahualam ~ dan seperti biasa, karena aku ragu-ragu, mending ga usah sekalian!!

Third
Aku tidak akan puas jika sumberku hanya satu. Kujelajahi dunia perilmuan, dan kutemukan jawaban konsisten, yakni utang-berutang di/pada di bank konvensional, jika minjem 1 kembalikan 2, maka itu termasuk riba. Dan dari sinilah saya menetapkan hati untuk hidup tanpa hutang (melihat lingkunganku, yang memungkinkan ngasih aku utang adalah bank) ~ Semoga bisa. Sedih sih sebenernya liat yang lain sudah pada punya rumah or kendaraan mewah, entah tunai atau nyicil. Tapi jika aku memaksakan untuk memilikinya, dengan gajiku saat ini, mau gamau pasti nyicil sih. Well, pemikiranku ini sempat kuutarakan ke teman-temanku dan mereka bilang aku kuno. Hahaha. Iya sih, disaat segala sesuatu bisa didapatkan dengan instan, aku malah ga memanfaatkan fasilitas tersebut. Ditambah kenyataan bahwa tingkat inflasi akan menjadikan harga apapun meningkat pesat, seharusnya aku sadar dan melek, rumah yang saat ini 200 juta, setahun ke depan bisa 400 juta, sedangkan nilai uang ditabunganku malah menurun. Dulu seratus ribu bisa beli 5 mangkuk baso, setahun ke depan mungkin hanya 2-3 mangkuk baso. Intinya nilai uang di tabunganku menurun, harga barang-barang meningkat, sehingga kalau tidak dicicil dari sekarang, kapan bisa kebeli? Bisa dibilang keputusanku ini bodoh. Tapi entah kenapa aku meyakininya dengan sepenuh hati, jika aku menjauhi apa yang dilarangNya, Tuhan akan memberikan jalan :)

Kembali ke judul ~
Ber-uang atau Ber-utang?
Aku lebih memilih ber-uang walau tidak memiliki apa-apa, daripada memiliki semuanya tapi ber-utang. Syukur-syukur jika bisa memiliki semuanya tapi tetap ber-uang. Bisa sih, kalau aku mau jadi wirausaha, yang gajinya unlimited, tegantung usaha. Karena kalau jadi pegawai, ada batasan gaji yang didapat. Hehe.

Di luar topik, kadang terjadi pertentangan pikiran saat aku sedang mencari harta dunia:
1. Pengen banyak uang biar bisa bantu lebih banyak orang, jadi harus kerja keras, kerja cerdas!
2. Pengen biasa aja biar pas dihisab ga lama-lama, toh nanti meninggal juga segala sesuatu yang dibeli ga bakal dibawa ke liang kubur, jadi yang sekarang ada syukuri saja..